Pernahkah... Pernahkah...
Pernahkah kau merasa begitu kesepian,
karena merindukan seseorang!
Pernahkah... Pernahkah...
Pernahkah kau jatuh cinta pada seseorang,
dan bahkan tak bisa memberitahukannya.
yang bisa kau lakukan hanya menyimpannya rapi dalam hati.
Saat kau berdiri, hatimu bergetar!
Wahai Ukhti, maukah kuberitahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah? Inginkah ku bisikkan padamu bagaimana mencintai dengan syahdu? Maka hayatilah...
Pernahkah kau merasa begitu kesepian,
karena merindukan seseorang!
Pernahkah... Pernahkah...
Pernahkah kau jatuh cinta pada seseorang,
dan bahkan tak bisa memberitahukannya.
yang bisa kau lakukan hanya menyimpannya rapi dalam hati.
Saat kau berdiri, hatimu bergetar!
Wahai Ukhti, maukah kuberitahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah? Inginkah ku bisikkan padamu bagaimana mencintai dengan syahdu? Maka hayatilah...
Cinta kan selalu ada
Ditiap awal kita membuka mata
Ditiap akhir kita menutup masa
Karena cinta hal terindah yang pernah ada
Yang dianugerahkan oleh Sang Pencipta
Kepada kita, umat manusia
Kepada mereka, bangsa flora dan fauna
Bagai kata dengan awal yang sempurna
Bagai cerita dengan akhir yang bahagia
Cinta, satu kata sejuta makna.
Cinta, satu frasa sejuta rasa.
Ditiap awal kita membuka mata
Ditiap akhir kita menutup masa
Karena cinta hal terindah yang pernah ada
Yang dianugerahkan oleh Sang Pencipta
Kepada kita, umat manusia
Kepada mereka, bangsa flora dan fauna
Bagai kata dengan awal yang sempurna
Bagai cerita dengan akhir yang bahagia
Cinta, satu kata sejuta makna.
Cinta, satu frasa sejuta rasa.
Alkisah, di suatu pulau kecil tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada cinta, kekayaan, kecantikan, kesedihan, kegembiraan, dan sebagai. Awalnya, mereka hidup berdampingan dengan harmonis dan saling melengkapi. Namun, suatu ketika datang badai menghempas pulau kecil itu, dan air laut tiba-tiba naik semakin tinggi dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu, air makin naik membasahi kaki Cinta.
Ragukanlah jikalau bulan 'kan selalu purnama
Ragukanlah jikalau awan 'kan selalu putih
Ragukanlah jikalau kuncup 'kan selalu mekar
Tapi, jangan pernah ragukan betapa tulus cinta-Nya pada kita
Ragukanlah jikalau awan 'kan selalu putih
Ragukanlah jikalau kuncup 'kan selalu mekar
Tapi, jangan pernah ragukan betapa tulus cinta-Nya pada kita
Terkadang kita bertanya dalam hati, "Apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?" atau bahkan terkadang kita mempertanyakan keadilan Allah dengan berkata, "Mana janji manis-Mu?"
Dipenghujung hari
di malam pemilik sunyi
Dari balik hati berharap
dengan sesungguhnya berharap
Tuhan kan turunkan hujan
di gersang taman jiwa letih
Begitu deras hingga hanyutkan semua perih
Inilah aku...
insan kecil yang kerap lakukan salah
insan kecil yang kerap tak mau mengalah
dan mungkin diri ini berlumur dosa yang melimpah
di malam pemilik sunyi
Dari balik hati berharap
dengan sesungguhnya berharap
Tuhan kan turunkan hujan
di gersang taman jiwa letih
Begitu deras hingga hanyutkan semua perih
Inilah aku...
insan kecil yang kerap lakukan salah
insan kecil yang kerap tak mau mengalah
dan mungkin diri ini berlumur dosa yang melimpah
Setiap saat disetiap waktu, tanpa lelah dan bosan saya berdoa kepada Allah untuk memberikan saya seorang titisan bidadari surga. Tidak hanya meminta, saya juga menjelaskan kriteria belahan jiwa yang saya impikan. Saya menginginkan belahan jiwa yang suci, ideologis, jujur, lembut, sabar, cerdas, humoris, melankolis, penuh perhatian dan pengertian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan yang selama ini saya impikan tersebut secara fisik, meski ini bukan prioritas yang utama.




